60 Persen Matik Mendominasi Road Race Sadang

KimcilSpeed - Sadang Purwakarta. Bicara matik di Jawa Barat pasti tidak akan ada habisnya. Jawa Barat memang gudangnya balap motor tanpa gigi. perkembangan balap motor kelas matik pun sudah menginjak tahun ke 5 yang digarap secara serius oleh para promotor.
Kenapa kelas matik menjadi primadona para pembalap dan mekanik? tentunya proses dan biaya produksi yang jauh lebih murah dan cepat membuat kelas ini diminati banyak pembalap senior maupun pemula sekalipun.
Terbukti diajang mandasarin Noname open road race 2014 yang baru Minggu kemaren kelar digelar di komplek tentara Yon Armed 9 Sadang Purwakarta menjadi pembuktian sakheh bin falid alias jelas, dari total 421 starter 232 diantara dihuni  pembalap-pembalap matik dari kelas matik 130 cc pemula, TU Open, 150 cc Open, FFA dan kelas Lokal wilayah cukup menolong penyelenggara untuk meraih kesuksesan disamping keuntungan secara materi.


Menjamurnya kelas ini kalau tidak dimaintenance dengan baik dengan rangsangan hadiah yang berbeda diyakini promotor akan mudah ditinggalkan pembalap dan para racer akan memilih event yang lebih menghargai kinerja dan perjuangan para pembalapnya.
Perkembangan menggila matik juga menjadi  batu loncatan para pembalap-pembalap pemula pendatang baru yang punya modal pas-pasan dengan semangat 45 berangkat dari team rumahan karena jika langsung turun balap dikelas bebek diyakini akan merogoh kocek sangat dalam belum harus bertempur dengan team mapan dengan modal segudang dijamin tidak akan pernah naik podium, estimasi itulah yang membuat kelas matik lebih disukai dibanding kelas bebek.
Fenomena pembalap matik hampir rata dan menguasai jumlah starter event di Jawa Barat sudah sepantasnya kelas ini punya porsi lebih dibanding kelas wajib Kejurnas yang ditiap Club event selalu disubsidi hadiah dari kelas lain karena jumlah starter yang sangat minim tapi hadiah jauh lebih besar dari kelas matik yang starternya 400 sampai 700 persen lebih banyak daripada bebek kelas wajib.
Nah….siapa berani memberi rangsangan lebih kepada pembalap dijamin promotor jarang tekor dan merugi….
gak percaya?? coba deh bro..

Penulis : Isal Maulana | Foto : Edi Batrawan
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar