
Nampaknya dari kubu Yamaha juga
semakin gencar melakukan serangan awal dengan nongolnya sederetan Yamaha
Jupiter Z1 yang dipakai oleh tim pabrikan garputala. Ada yang riset
mesinya belum sempurna, adapula yang mendekati matang. Beberapa pembalap
masih belum cocok dengan karakter mesin Yamaha Jupiter Z1 karena
setingan masih belum ketemu, motor belum kencang.
“Kalau dari bodi, sasis dan
kaki-kaki, Z1 sudah oke dan enak apalagi untuk karakter sirkuit Sentul
mini sangat cocok” papar Tedy Permana dari tim Yamaha Yamalube Sakura
Nissin TJM. Hal tersebut juga diamini oleh pembalap seeded baru seperti
Galang Hendra dari tim Yamaha Yamalube TDR FDR NHK Yonk Jaya.

Lain ceritanya dengan tim Yamaha
Yamalube RPM NHK FDR AHRS SSS Creampy MRT, motornyaaa kuencenggg bosss…
bisa dikatakan sesuai dengan karakter Agus Setiawan yang jadi ridernya.
Seolah tanpa halangan berarti dalam menyelesaikan race di kelas MP2
Bebek 4 tak 110CC TU Seeded. Rider bernomor 47 ini melenggang seperti
tanpa lawan. “Yamaha tahun ini akan full menggunakan motor Jupiter Z1
teknologi injeksi” papar Supriyanto Manajer Motorsport Yamaha Indonesia
yang didampingi oleh Bang Roy bos dari RPM Racing.
Namun, pada sesi MP1 berlangsung
justru Yamaha harus mengakui kehandalan mesin-mesin Honda. Reynaldy
Pradana dari tim Kawahara Racing KYT dan Willy Hammer yang bernaung di
tim Astra Motor Racing Yogyakarta melakukan aksi overtake. Sedikit
memikat perhatian penonton karena menjadi tontonan yang mengasyikan.
Perhelatan masih panjang bosss,…
beberapa tim Yamaha juga masih bungkam soal teknologi injeksi mereka
yang belum sempurna dibalap. Tapi sudah banyak bocoran, bahwa nanti
diseri 2 riset tim pabrikan garputala bakalan menjadi ancaman berat bagi
Honda. Kita tunggu sajahhh… jahh…
0 komentar:
Posting Komentar